|
Kenapa ya? Apakah gara2 nya, karena malaysia yang saya dengar dari guru pengajar sejarah saya, malaysia adalah negara yang tidak memiliki penduduk asli? Katanya, dulu malaysia pernah dijadikan pangkalan perang. Karena malaysia, dulunya adalah rimbunan hutan. Dan merupakan tempat yang strategis. Jadi, tempat tersbut dijadikan pangkalan perang oleh beberapa negara(saya agak lupa, negara mana saja yang menggunakan tempat tersebut sebagai pangakalan perang).
Lalu apakah gara2 sejarah tersebut, yang melatar belakangi negara malaysia menjadi negara yang tidak puas dengan segala kekayaan nya? Karena mungkin, sebenarnya peperangan itu, dimulai dari rasa ketidak puasan. Makanya, bisa terjadi peperangan. Apakah ketidak puasan tersebut, yang membuat malaysia, ‘menjajah’ negara negara lain, secara perlahan? Baiklah. Mari kita lakukan flashback/mengingat kembali. Tentunya, bagi saya, penulis(ZeroIndra), yang adalah penduduk asli kota Ponorogo, sangat merasa EMOSI dengan apa yang dilakukan negara tersebut pada kota Ponorogo. Dan tentunya, para pembaca mengetahui, apa tari daerah yang berasal dari kota Ponorogo ini. Yaitu tidak lain dan tidak bukan, adalah REOG. Kata REOG sebenarnya adalah singkatan, dari symbol kota Ponorogo. Yaitu Resik Endah Omber Girang-gemirang. Walaupun nama kebudayaan tadi daerahnya adalah Reyog, tapi sebenarnya, lafal nya adalah sama persis. Tapi mengapa, kalimat yang dalam bahasa jawa tersebut, masih diklaim bahwa budaya tadi Reyog adalah milik malaysia? Apakah disana, bahasa daerahnya adalah bahasa jawa? Emangnya di negara malaysia, memiliki pulau yang bernama pulau jawa? Atau Java Island? -¿-a. Aneh kan? Itu adalah masa jauh jauh hari sebelum terjadi nya kasus baru ini. Dan mohon juga di ingat kembali, tentang daerah perairan laut ambalat. Mungkin para pembaca sudah mengetahui dari pemberitaan baik dari media elektronik maupun media cetak. Malaysia sudah melanggar beberapa kali, dengan menerobos daerah perairan Indonesia dengan tanpa ijin? Itu tentang perampasan budaya dan batas negara. Eh, saya ingat sesuatu mengenai pelanggaran budaya. Katanya, batik atau keris gitu, diklaim milik malaysia? Tapi kenapa ya, mereka yang termasuk negara maju, malah tidak bisa berpikir secara luwes? Apakah gara2 mereka tidak memiliki pusat perbelanjaan Luwes? Kenapa, pengklaiman tersebut, tidak dilatar belakangi sesuatu hal, yang menguatkan apa yang telah diklaim itu, adalah milik malaysia? Barongan itu berbeda dengan Reyog. Reyog tidak hanya barongan. Dan udah jelas, bahasa Jawa bukanlah bahasa daerah dari negara malaysia. Ulasan diatas adalah mengenai persoalan budaya dan batas negara. Kita lihat sekarang. Tentang kasus perampasan HAM dari model cantik Indonesia, Manohara oleh kerajaan kelantan. Apa itu, yang disebut kerajaan? Apakah ada, kerajaan yang melakukan tindak yang tidak sepantasnya? Perampasan HAM. Apakah itu, merupakan program kerja dari kerajaan? Lalu, apa tujuan nya? Sebenarnya, yang ada di benak penulis(saya, ZeroIndra), adalah mengepa sifat para pemimpin itu, selalu tidak pernah puas dengan apa yang telah dimiliki nya? Itu bisa kita lihat dari apa yang telah dilakukan pihak kerajaan kelantan pada model cantik Indonesia, Manohara. Sebenaranya apa yang diinginkan pihak kejaraan, sampai² tidak mengijinkan Manohara untuk bertemu dengan orang tua nya? Lalu, kenapa harus dengan kekerasan? Dan menurut pengakuan Manohara sendiri, dia disiksa dengan disuntik hormon, agar selalu tampak sehat dan ceria. Sehinga Manohara sekarang menjadi tampak lebih gemuk, di usia nya yang masih terlampau sangat muda, 17 tahun. Saya sendiri menyangka, kalau umur Manohara sudah 25an. Karena umur saya sendiri adalah, alhamdulilah diberi umur panjang oleh Allah SWT, dengan sudah hidup selama 18tahun. Dan kakak saya sendiri, yang umur nya belum ada 30 tahun, tampak wajahnya tidak beda jauh dengan Manohara. Dan untuk ukuran fisiknya, kakak saya kalah jauh dengan Manohara. Manohara tampak seperti tante tante. Cukup cerita mengenai Manohara. Kita kembali ke permasalahan utama. Padahal kerejaan, itu tentu saja, kehidupannya tidak lah sama dengan rakyat pada umum nya. Di kantong mereka, jika tidak ada HandPhone, mungkin ada blackberry. Jika tidak membawa uang kertas, masih memiliki bahan yang lebih keras daripada kertas, yaitu kartu ATM. Jika lupa membawa dompet, masih punya lencana/ketenaran sebagai warga kerajaan. Lalu, apa yang sebenarnya diperah dari Manohara? Kepuasan(maaf) sexual? Apakah wanita di malaysia tersebut, tidak memiliki kriteria wanita pada umumnya? jadi, sudah seharusnya pihak malaysia mengakui negara Indonesia sebagai negara yang diatas malaysia. Karena dari segi perempuan nya saja. Perempuan malaysia kalah jauh dengan mutu dan kualitas dari Indonesia. Buktinya, pihak kerajaan kelantan lebih memilih warga Indonesia, daripada harus memilih wanita dari malaysia itu sendiri. Lalu mana bentuk penghormatannya? Apakah dengan cara mencekal? Merampas kebebasan sebagai makhluk manusia? Pengklaim-an budaya dan batas teritorial negara? Kenapa negara yang dari segi geografis dan astronomis nya saja kalah jauh dengan negara Indonesia, harus mau di perbudak negara kecil? Kenapa harus kalah dalam segala bidang? Baik mutu pendidikan, ekonomi, SDM, dsb. Bahkan sebenarnya, Indonesia memiliki kekayan yang teramat sangat, yaitu kekayaan SDA. Itulah mengapa, penjajah dari negara barat, datang ke Indonesia. Tidak lain dan tidak bukan, adalah mencari rempah rempah. Bahkan, negara jepang pun juga turut andil dalam penjajahan tersebut. Coba bandingkan. Luas negara Indonesia dengan luas negara lainnya, yang pernah memberi catatan buruk kepada negara kita. Pertanyaan nya adalah, ada apa dengan Indonesia? Kenapa harus mau dikalahkan oleh negara yang luas negaranya kecil? Apa gara² wilayah yang luas tersebut, makanya pemerintahan kita terlalu sibuk mengurus tiap wilayah? Tidak kan? Kan udah ada, DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat. Lalu apa gara² keragaman budaya? Apakah keragaman tersebut, yang menyebabkan perbedaan pendapat? Bukankah kita bersemboyan Bhineka Tunggal Ika? Kita sebagai generasi muda, seharusnya sadar akan kelemahan bangsa kita sendiri. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harusnya belajar dari apa yang menjadi kelemahan kita. Dari segala pengalaman, kita dapat mempelajari kesalahan pada diri kita. Karena kesalahan bukanlah mimpi buruk. Melainkan, kesalahan adalah materi pelajaran untuk mendapat nilai kesuksesan. Karena itulah, kata orang orang, kesalahan adalah jalan menuju kesuksesan. Mari bangsa Indonesia. Jangan mau ditindas oleh negara kecil. APA GUNA NYA PERJUANGAN SOEKARNO UNTUK MERAIH KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA? APA KITA HIDUP SELAMA INI, HANYA UNTUK MERASAKAN HASIL DARI PERJUANGAN PARA PAHLAWAN KITA? APAKAH KITA HANYA CUKUP MELAKUKAN UPACARA TIAP HARI SENIN, UNTUK MENGHARGAI USAHA PARA PEJUANG KEMERDEKAAN? LALU, APA YANG DILAKUKAN ADAM MALIK DI PBB? APAKAH KITA HANYA CUKUP MENSYUKURI NIKMAT INI? APAKAH KITA HANYA CUKUP BERBELA SUNGKAWA DENGAN GUGURNYA PARA PAHLAWAN KITA? APAKAH CUKUP DENGAN IKUT PEMILIHAN UMUM PRESIDEN? LALU, DIMANA PERAN KITA SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR? DENGAN IKUT MEMILIH PADA PEMILU SAJA, ITU TIDAKLAH CUKUP. BAHKAN PADA PEMILU LEGISLATIF 2009 PUN, MASIH BANYAK YANG TIDAK IKUT SERTA DALAM PESTA DEMOKRASI TERSEBUT. Mana yang disebut pesta demokrasi? Kenapa kebebasan berpendapat yang seharusnya menjadi ciri khas dari demokrasi, masih di pertentangkan? BEBASKAN PRITA YULIANI! BEBASKAN MANOHARA! BEBASKAN DAERAH TERITORIAL NEGARA INDONESIA! written by: ZeroIndra
 |